Rabu, 21 September 2011

ILC 2011 Dompu - NTB

ILC 2011, telah diselenggarakan pada tanggal 17-18 September 2011 berlokasi di Kebun Cyber, sebuah puncak bukit di daerah Teka Ndahu. Acara ini dihadiri oleh 2 utusan yaitu dari KPLI Makassar (LUGU) dan KPLI Malang (KOLAM). Ditambah personel dari KPLI NTB (Kaipang), sehingga total seluruhnya adalah 11 orang. KPLI Meeting, setelah bermalam di Kebun Cyber, sesi kedua dilakukan di pinggir Pantai Lakey, sekaligus penutupan ILC 2011.
Dari pertemuan tersebut ditarik keputusan sebagai berikut :
  • Secara sepihak memindahkan penunjukan panitia ILC 2013 ke ILC 2012 dikarenakan perwakilan yang belum pernah menyelenggarakan ILC tidak satupun yang hadir, sedangkan Malang sudah pasti menjadi penyelenggara ILC 2012. 
  • Secara sepihak menunjuk Yudha Satya Amiputra sebagai ketua panitia ILC 2012, sekaligus menyerahkan sisa biaya ILC 2011 kepada yang bersangkutan sebagai tambahan modal penyelenggaraan. 
  • Secara sepihak menetapkan bahwa situs ILC selanjutnya berada dibawah ilc.linux.or.id. 
  • Secara sepihak menetapkan bahwa situs ILC selanjutnya menggunakan format. ilc.linux.or.id/tahun (misal: ilc.linux.or.id/2012). 
  • Secara sepihak menunjuk Asrar Abukhair (perwakilan LUGU Makassar) sebagai petugas pengumpul data situs-situs ILC sebelumnya untuk dikumpulkan dibawah domain ilc.linux.or.id. 
  • Secara sepihak memutuskan untuk membahas usulan Anjar Hardiena untuk membentuk panitia tetap pencarian modal/sponsor penyelenggaraan melalui milis linux aktivis maupun tatap muka / kopi darat pada waktu-waktu selanjutnya dikarenakan ketidak hadiran yang bersangkutan pada ILC 2011 dan ketidak tersediaan telepon seluler yang bersangkutan untuk dihubungi. 
sumber: http://ntb.linux.or.id/ilc2011/laporan-dokumentasi.html

ILC termurah, paling dahsyat, paling indah, paling keluar pakem, dan paling kejam yang pernah diselenggarakan sudah terlaksana. Dua utusan, masing-masing dari Malang dan Makassar membuktikan niatnya adalah yang paling wahid. Yudha Satya Amiputra dan Asrar Abukhair, sesungguhnya Yang Mulia Ketua Kaipang Amrin Zulkarnain RA bersabda: “Telah kalian lihat laki-laki yang mampu memasak dengan peralatan berkebun dan telah pula kalian saksikan laki-laki yang ikhlas merangkak ratusan kaki melewati karang-karang tajam menuju bibir pantai, maka niscaya, pintu Bumi Gogo Rancah akan selalu terbuka bagi mereka.”

sumber: http://kplintb.wordpress.com/2011/09/20/ilc-2011-go-opensource/

Hasil ILC dan laporan biaya penyelenggaraan dapat dilihat di: Situs linux NTB


Mau liat foto-fotonya? Klik disini.


Berikut laporan keuangan ILC 2011 (dalam rupiah) :
sumber: http://ntb.linux.or.id/ilc2011/laporan-dokumentasi.html
 

Sewa mobil plus ganti rugi ban serep mobil rental yang hilang 1050000
Bensin 95000
Ikan Tuna besar segede paha 50000
Ikan kecil seplastik 60000
Udang sekilo setengah 60000
Air dua dos 56000
Makanan dan minuman ringan peserta yang secara random dibeli Ukang 100000
Biaya hidup di lakey plus makan 895000
Makan hewan langka 180000
Isi pulsa Ukang buat konek internet 10000
Biaya menjaga kelangsungan hidup ketua LUGU dan Ketua ILC 2012 setelah acara selesai 255000
2 lays, 1 timtam, eskrim magnum 3 47000
Ikan kakap gede buat digoreng 50000
Coto 144000
Timbu feat Dahi 56000
Nasi bungkus mendadak lapar 12 bungkus 42000


TOTAL 3150000
Sisa 2400000

Selasa, 20 September 2011

ILC 2010 - Bogor

Tentang ILC 2010 Kegiatan Indonesia Linux Conference (ILC) adalah sebuah kegiatan tahunan yang dilakukan oleh komunitas pengguna GNU/Linux di seluruh Indonesia. Pertama kali ILC diadakan pada tahun 2006 di Surabaya, disusul Jogjakarta pada tahun 2007, Bali pada tahun 2008, dan Makassar pada tahun 2009. Tahun ini, Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) bekerjasama dengan Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Bogor akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan ILC 2010 di Bogor pada tanggal 2, 9, 10, 16, 23 dan 24 Oktober 2010 Latar belakang diadakannya ILC, adalah sebagai ajang berkumpul bagi pengguna GNU/Linux di Indonesia yang tergabung dalam organisasi Komunitas Pengguna Linux Indonesia (KPLI) untuk dapat bertukar pikiran, menemukan langkah-langkah tepat yang dapat dilakukan untuk memajukan, meningkatkan penggunaan GNU/Linux di Indonesia, serta berbagi pengalaman tentang bagaimana penggunaan serta cara-cara yang dilakukan untuk memajukan dan meningkatkan penggunaan GNU/Linux di daerah masing-masing. Tidak hanya bagi pengguna GNU/Linux, ILC juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat umum, vendor komputer, perwakilan pemerintah, dan kalangan pendidikan untuk bersinergi dalam menggunakan, menyebarluaskan penggunaan sistem operasi GNU/Linux serta FOSS agar dapat terus berkembang dan menjadi sistem operasi serta perangkat lunak yang handal dan dapat dipercaya oleh para penggunanya.

Tujuan diadakannya ILC 2010 adalah agar INDONESIA MAMPU MEMBERIKAN KONTRIBUSI SECARA SIGNIFIKAN DALAM PENGGUNAAN, PENGEMBANGAN DAN BISNIS MENGGUNAKAN GNU/LINUX DAN FOSS.

Sedangkan Tema ILC 2010 adalah MENINGKATKAN KONTRIBUSI INDONESIA UNTUK PEMANFAATAN DAN PENGEMBANGAN GNU/LINUX DAN FOSS YANG OPTIMAL MENUJU KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BANGSA.

Tujuan diadakannya ILC 2010 adalah :
  1. Memperluas pengenalan manfaat Linux kepada masyarakat 
  2. Memberikan rekomendasi terhadap kebijakan pemerintah di bidang TIK 
  3. Meningkatkan kontribusi Indonesia dalam penggunaan dan pengembangan Linux dan Free/Open Source Software (FOSS) 
  4. Meningkatkan pengembangan bisnis melalui pemanfaatan Linux dan FOSS.. 


sumber: http://bogor.linux.or.id/wiki/ILC2010.
sumber: http://bekasi.linux.or.id/2010/10/04/ilc-2010/  
=================================================
 
SUSUNAN PANITIA ILC 2010

Steering Committee 
Ketua : Yanmarshus
Anggota :
Dzikri Hakim
Kaka Prakasa
Hendra Nuryuliansyah
Bonnie Kurniawan
Ruth Marya

Organizing Committee 
Ketua : Utian Ayuba
Sekretaris : Arif Syamsudin
Bendahara : Irawati Ariga

Tim Acara Linux Community Meeting : Utian Ayuba utian [di] di.blankon.in

Pembuatan dan Seminar Buku FOSS : Unggul unggulux [di] gmail.com

Sangkuriang Project : Yanmarshus yan [di] daunsalam.net

Super Linux Vaganza : Dicky Prihandoko dicky.kpli.sma6 [di] gmail.com, Sandi Nurahmat

She Draw IT : Winendah Ayu Wulansari mahasiswa.super [di] gmail.com, Ramadhan E Hardi

Hack IT for Kidz : Fitra Aditya aditya.fp [di] gmail.com

Tim Sponsor Koordinator : Septian Cahyadi
Anggota : Novaldy Hidyansyah

Tim Publikasi dan Dokumentasi Koordinator : Azhar Uddin
Anggota :
Maulidan Yulianto, Ali Imron, Yulinur Firdaus

Tim Peralatan dan Dekorasi Koordinator : Egi Adithia
Anggota : Ade Azee

Tim Konsumsi Koordinator : Dian Nurhikmawati
Anggota : Yunita

Tim Akomodasi dan Transportasi Koordinator : Ahmad Fauzi Anggota : -  

Hasil ILC 2010 di Bogor Alhamdulillah ILC 2010 acaranya berlangsung dengan sukses, kemaren penulis beserta 4 teman penulis ke Bogor mewakili KPLI Jogja, dan seperti inilah hasilnya, ini adalah rigkasan coret-cotetan dari temen penulis, langsung saja saya copas ke sini, untuk gallery dan hasil yang sebenernya katanya besok mau di upload atau mungkin akan di berikan di millis. Hasil Diskusi ILC (Indonesia Linux Conference) 2010 Bogor (telah disepakati perwakilan KPLI se-Indonesia) Masalah : Perekrutan SDM Wanita dalam komunitas FOSS Solusi : memmbentuk KLUWEK (Komunitas LinUx ceWEK) di setiap KPLI Masalah : Pembuatan KPLI Pusat Solusi : yang menjadi KPLI Pusat adalah tuan rumah ILC selanjutnya dan akan terus berganti sesuai dengan siapa yang menjadi tuan rumah. Misal tahun 2011 tuan rumah ILC adalah NTB, maka otomatis yang menjadi KPLI Pusat adalah KPLI NTB. Masalah : Pembuatan program kerja bersama Solusi : membuat proposal Payung untuk program andalan KPLI / Komunitas FOSS. Namun hal ini tidak wajib menyetorkan program kerja bila memang tidak ada. Bila ada disetorkan ke mas UTIAN (KPLI Bogor). Masalah : Domain dan hosting linux.or.id Solusi : 1 domain dengan beberapa sub domain. Setiap KPLI mendapat 1 sub domain. Hal ini agar lebih terpusat dan memudahkan koordinasi. Penanngungjawab domain dan hosting : BLEK (KPLI NTB) Penanngungjawab domain dan hosting : UTIAN (KPLI Bogor) Masalah : Pembentukan musyawarah kerja di komunitas Linux / FOSS Solusi : pembentukan milis khusus sebagai forum ketua/perwakilan KPLI, 1 komunitas distro pusat, dan wakil linux.or.id. Ini terkait bahwa panitia ILC tidak hanya dari KPLI tuan rumah, namun bisa dari KPLI se-Indonesia. Tuan Rumah ILC selanjutnya tahun 2011 : NTB tahun 2012 : MALANG Mohon Koreksi apabila ada yang salah, mungkin sekian dari saya besok kita sambung lagi,..sampai jumpa di ILC 2011 (NTB) semoga kita ketemu disana..hehehe asyik kayaknya. Semangat Terus Pejuang Opensource, Indonesia berjaya dengan Opensource.

sumber: http://www.cintaopensource.com/2010/10/hasil-ilc-2010-di-bogor.html

Jumat, 21 Mei 2010

USB Modem Huawei E1550 di Ubuntu 10.04 Lucid Lynx

USB Modem ku huawei E1550 berjalan baik dan langsung dideteksi di Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan Mint Helena, tapi di Mint Isadora dan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx, tidak langsung dikenali. Rasanay kok aneh, yah.

Setelah berggoling-ria akhirnya dapat juga solusinya.

Solusinya: sudo apt-get install usb-modeswitch usb-modeswitch-data

Setelah itu baru tokcer.
Mudah-mudahan bermanfaat.

Senin, 09 November 2009

Hasil ILC 2009 Makassar


Rangkaian kegiatan ILC 2009 Makassar di mulai dari tanggal 7 - 11 Oktober 2009.
Terbagi atas acara lokal dan nasional.

A. Acara Lokal:

  1. Rabu, 7 Oktober 2009

  • 10.00 - 12.00: Seminar Linux Bisa Tonji (Linux Bisa Juga) untuk para guru.

  • 13.00 - 15.00:Lomba Game Anak "Linux is Fun"

2. Kamis, 8 Oktober 2009

  • 10.00 - 16.00 : Workshop Technical Support, bagi para Teknisi Toko Komputer, dibawakan oleh Makassar Slackers.

3. Jum'at, 9 Oktober 2009

B. Kegiatan Online:
Lomba Posting Blog tentang Linux/Opensource

  • JenisLomba: Lomba Posting Blog

  • Sosialisasi dan Pendaftaran: 10 - 17 September2009

  • Pelaksanaan Lomba: 18 September - 2 Oktober2009

  • Penjurian dan Poling: 3 - 6 Oktober 2009

  • Pengumuman: 7 Oktober 2009

C. Event Nasional
1. Seminar
Seminar dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Oktober 2009, Jam 09.00 - 12.00, bertempat di Auditorium Gedung IPTEK Universitas Hasanuddin, Makassar. Pembicara pada seminar ini adalah:

  • Bapak Rusmanto – YPLI (Yayasan Penggerak Linux Indonesia)

  • Bapak I Made Wiryana – Pakar open source Indonesia

  • Bapak Soemitro Rustam – Sekjen AOSI (Asosiasi Open Source Indonesia)

Moderator: Adi Nugroho (Ketua Pertama LUGU)

Foto-foto dapat dilihat di http://www.unhas.ac.id/poss/ilc2009

2. KPLI Meeting

  • KPLI Meeting dilaksanakan Sabtu, 10 Oktober 2009, Jam 13.00 - 18.00 bertempat di Auditorium Gedung IPTEK Universitas Hasanuddin, Makassar.

  • Pembahasan KPLI Meeting dilanjutkan pada malam hari bertempat di Gedung PTIK (Pusat Teknologi Informasi dan Telekomunikasi) Universitas Hasanuddin. Pembahasan ini semakin seru dan menarik pada sesi lanjutan di malam hari.

  • Bapak Rusmanto dan Bapak I Made Wiryana tetap setia mengikuti pertemuan ini hingga selesai menjelang Jam 24.00 WITA. Beliau didampingi sesepuh LUGU yaitu Bapak Ir. Tahir Ali dan dr. Machmud Ghaznawi, dengan moderator Bapak Adi Nugroho.

Foto-foto dapat dilihat di http://www.unhas.ac.id/poss/ilc2009

3. Rekomendasi KPLI Meeting ILC 2009 Makassar.

Hasil ILC 2009 Makassar memuat usulan/rekomendasi kepada Pemerintah dan Komunitas, karena itu diusulkan disebut sebagai "
Rekomendasi Makassar 2009".

  1. Menunjuk KPLI NTB sebagai penyelenggara ILC 2011.

  2. Mengusulkan kepada Panitia ILC 2010, KPLI Bogor untuk lebih memperluas event ILC agar mencakup OS dan aplikasi FOSS lainnya seperti OpenOffice, OpenBSD, Open Solaris (OSUG), JUG, Blender dsb, dengan tetap mengusung Brand ILC karena sudah dikenal dan terlaksana secara konsisten (brand-nya cukup kuat). Acaranya diisi event masing-masing komunitas opensource lainnya (mengambil contoh LinuxTag di Jerman). Bila karena keterbatasan dana atau hal lainnya sehingga event komunitas lain tidak dapat dilaksanakan, maka event wajibnya adalah KPLI Meeting.

  3. Menunjuk KPLI Makassar untuk membuat daftar kompatibilitas hardware yang akan dijadikan referensi bagi semua pihak dalam penggunaan OS Linux.

  4. Membantu Perkembangan IGOS Nusantara dalam sosialisasi dan pengembangannya.

  5. Menggiatkan publikasi khususnya untuk hasil-hasil pertemuan yang berkenaan dengan FOSS seperti ILC 2009 ini.

  6. Ristek dan POSS diharapkan bisa fokus menjalankan tugas pengembangan OSS dan untuk sosialisasinya akan dilakukan oleh komunitas bekerjasama dengan Depkominfo.

  7. Pemerintah direkomendasikan untuk menyusun requirements standard sebagai pedoman pengembangan OS dan aplikasi FOSS, sehingga meski dibuat oleh banyak pengembang dan pihak ketiga, namun hasilnya sesuai yang diharapkan.

  8. Komunitas diharapkan melakukan kegiatan-kegiatan yg sifatnya membuat (create/develop) suatu karya, tidak hanya kegiatan berupa seminar dan sosialisasi. Tahapannya, setelah kita sudah bisa menggunakan (user), maka sepatutnya kita juga bisa dan mampu menjadi pengembang (developer).

  9. Untuk mempercepat proses migrasi di pemerintahan diharapkan dapat dilakukan dengan pendekatan terhadap staff IT di instansi/badan Pemerintah dan jika mendapat kesulitan dalam komunikasinya dengan pimpinan instansi/badan terkait, Depkominfo akan membantu dengan pendekatan G2G.

  10. Diharapkan IGOS 2011 tidak hanya berupa slogan semata, oleh karena itu komunitas di setiap daerah harus berperan aktif dalam membantu pemerintah dalam pencapaian tujuan tersebu.


ILC 2008 Bali

ILC 2008 dilaksanakan di Bali, sesuai keputusan ILC 2007 di Jogya.

Rangkaian ILC 2008 dilaksanakan mulai 7 - 10 Nopember 2008, dengan tempat pelaksanaan kegiatan di Palm Beach Hotel, Jl. Pantai Banjar Negara No.1, Tuban, Kuta - Bali.

KPLI Meeting dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Nopember 2008.

Tema ILC 2008 adalah "Senang, Aman dan Nyaman dengan Linux"

Ada 2 sub-tema yaitu:

  1. Development aplikasi linux desktop dalam lingkungan pemerintah, pendidikan dan korporasi.

  2. Kemana KPLI (Komunitas Pengguna Linux Indonesia) akan menuju ?

A. Prioritas kegiatan ke depan
  1. Pendidikan dan Sertifikasi (Buku TIK untuk SMA/SMK/MA), BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), LSP Telematika.

  • Target 2009: TIK SD/SMP/MI/MTs

  • TKJ SMK sudah menggunakan Open Source. Uji kompetensi siswa SMK, jurusan Teknik Komputer dan Jaringan sudah ada kebijakan nasional menggunakan FOSS.

  • Lomba TIK SMK dengan materi Server dan Networking. Ada SMK yang minta bantuan diajari Linux/FOSS. Bisa menjadi assessor (dari kalangan pendidikan) atau penguji (dari praktisi).

  • KPLI Palembang telah melaksanakan survey ke lembaga pendidikan, toko komputer, dan warnet untuk mengetahui “medan perang” sosialisasi linux.

  • KPLI Bali mengusulkan pemberian penghargaan kepada sekolah atau lembaga lainnya yang telah menggunakan Linux. Sertifikasi Linux untuk guru TIK.

  • KPLI NTB menyampaikan bahwa Pelatihan TIK untuk guru-guru umumnya masih berbasis Windows.

  • Chadijah Lily Asdar aka. mamie Linux (perwakilan KLUWEK: Kelompok LinUx ceWEK) mohon support komunitas agar lebih banyak perempuan yang mau bergabung ke KLUWEK.

  • KPLI Makassar (LUGU) siap kerja sama dengan komunitas lain. Sedang memperbanyak pelatihan TOT untuk meningkatkan penetrasi sosialisasi, karena amunisi Makassar kurang di sisi SDM Linux Trainer.

  • KPLI Makassar (LUGU) bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin membuat Helpdesk dengan kerjasama dengan warnet-warnet berbasis Linux.

  • KPLI Kendari (baru 3 bulan berdiri, mohon bantuan kerja sama antar KPLI): Support komunitas keperguruan tinggi, membentuk KSL (Kelompok Studi Linux). Contoh kerja sama antara komunitas: OpenSUSE-ID, KLAS, KOELIT, KOLAG, KPLI Pasuruan, KPLI Sidoarjo, KOLU (UPN). Ada server repo di Surabaya IIX: buaya.klas.or.id dapat diakses dari seluruh internet. Jakarta IIX: kambing.ui.edu, dl2.foss-id.web.id.

  • KPLI NTB: KSL Bumi Gora Mataram (di-blacklist oleh dosen), tidak diberi kesempatan untuk pelatihan di lab kampus. Menyediakan support instalasi.

  • KPLI Jogja: Diundang menjadi juri lomba TIK untuk SMK. Ada lomba kompetensi server dan networking.

  • UGOS (UGM Goes Open Source): KPLI ikut memberi support. Repo Jogja: repo.ugm.ac.id.

  • KPLI Samarinda menjalin hubungan dengan semua kalangan, termasuk didukung oleh dosen. Mendapat dukungan dari PR I yang full migrasi. Kalangan pemerintah, teman-teman komunitas mulai gabung. Membentuk tim Green Design IT. Membuat mirror lokal di kantor gubernur. Memiliki mirror.unmul.ac.id.

  • Usul KPLI BATAM: membuat video tutorial.

2. Pemerintahan: Komunitas tiap daerah “mendekati” kantor/dinas/badan terkait

  • Kerjasama dengan Depkominfo mengadakan workshop untuk memigrasikan instansi pemerintah pusat dengan harapan dapat turun ke kalangan pemerintah kabupaten. Berharap kegiatan dapat dilakukan didaerah lain.

  • Kerjasama dengan departemen/kementerian lain seperti Ristek dan Depdiknas.

  • KPLI BATAM kerja sama dengan Pemkot, termasuk dalam keikutsertaan di ILC 2009.

3. Bisnis: thin client, permintaan SDM profesional, kesulitan support di daerah.

  • Kendala: sebgaian program kebutuhan industri seperti CAD (ada, terbatas), PLC (ada) yang belum tersedia.

4. Publik (Warnet, IIX, dan sejenis):

  • Membantu mengisi server-server (repo lokal) dan infrastruktur di tiap daerah.


B. Keorganisasian (25 menit)

1. Komunitas Linux (KPLI dan lain-lain)

  • KPLI tidak identik dengan pengembang, masih banyak yang pengguna.

  • Ada standar AD/ART KPLI (Perkumpulan atau Yayasan).

  • KPLI yang non profit tetap boleh menjalankan kegiatan yang ada uangnya, namun keuntungan tidak boleh dibagikan ke pendiri/pengurus.

2. KPLI Meeting & ILC 2009

  • KPLI Makassar aka LUGU, sebagai Tuan Rumah ILC 2009

  • KPLI Bogor aka GRUB, sebagai Tuan Rumah ILC 2010

Catatan :
KPLI disini Termasuk di dalamnya Komunitas Distro.

ILC 2007 Jogyakarta

ILC 2007 Jogya dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 17 November 2007 bertempat di Villa Taman Eden, Kaliurang.

Tema: “Kolaborasi antara pelaku bisnis, pemerintah dan komunitas menuju Indonesia yang lebih baik”
  • Seminar: Seminar Nasional “Open Business: The Proven Successful Strategy for Enterprises” dan Workshop “Mudah Membangun Server Linux”.
  • Keynote Speaker: Menteri Komunikasi dan Informasi *
  • Free and Open Source Software untuk Strategi Bisnis dan Keunggulan Kompetitif Corporate. Pembicara : Mardhani Riasetiawan, SE . MT Ak (ketua POSS Network UGM)
  • Kebutuhan Industri Terhadap Open Source Software
    Pembicara : Denny Muktar (IBM’s Software IT Architect)
  • Riset Berbasis Free and Open Source Software dalam Mendukung Industrialisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia
    Pembicara : Kemal Prihatman (Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi)
  • Positioning Pemerintah Terhadap Industri dan Komunitas dalam Menciptakan Lingkungan Bisnis dan Industri Berbasis Free and Open Source Software
    Pembicara : Cahyana Ahmadjajadi (Dirjen Aplikasi dan Telematika Depkominfo)
  • Moderator: Adityo Hidayat St. Majo Kayo, M.M., CCDA ( Operational Director PT. Gamatechno Indonesia, Jogjakarta)
Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Senin / 19 November 2007
Waktu : 08.00 - Selesai
Tempat : Auditorium Magister Management UGM, Yogyakarta

Workshop “Mudah Membangun Server Linux”
Indonesia Linux Conference (ILC) 2007

Trainer : Firmansyah (Profesional Trainer Inixindo)

Susunan Acara
Sesi 1 : Membangun Web Server
Sesi 2 : Optimalisasi Menggunakan Proxy Server
Sesi 3 : Firewall

Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Sabtu / 24 November 2007
Tempat : Lab Jaringan Komputer FTI Universitas Atmajaya

Kesimpulan ILC 2007 yang dilaksanakan di Jogyakarta, tanggal 17-18 November 2007 :
  1. Legalitas KPLI di indonesia, diharapkan KPLI punya payung hukum.
  2. Sosialisasi Linux dan Opensource ke dunia pendidikan, melalui YPLI melobi ke Diknas Pusat agar bisa dimasukannya materi linux dan opensource ke kurikulum SD, SMP, SMA dan SMK.
  3. KPLI diharapkan berperan serta secara aktif dalam pengenalan linux dan opensource, memanfaatkan dan bekerja sama dengan warnet-warnet linux jika ada kepentingan pelatihan-pelatihan linux dan opensource.
  4. KPLI diharapkan berperan aktif sebagai kontributor dan secara suka rela memberikan advice jika ada masalah masalah linux dilingkungannya.
  5. KPLI Bali ditunjuk oleh peserta untuk menjadi tuan rumah ILC 2008.

ILC 2006 Surabaya

Pada hari Sabtu, 18 November 2006 telah dilaksanakan ILC 2006 yang didalamnya dilaksanakan juga Pertemuan KPLI se-Indonesia (KPLI Meeting) di Gedung Pasca Sarjana ITS, Lantai 3 , Surabaya.
Acara ini dirangkaian dengan acara Dies Natalis ITS ke-40 oleh ITS, PENS-ITS, dan KLAS (Kelompok Linux Arek Suroboyo), serta dihadiri oleh 9 KPLI (dari 15 KPLI yang diundang), yaitu:
1. KPLI Aceh: 2 orang
2. KPLI Batam: 1 orang,
3. KPLI Jakarta: 2 orang,
4. KPLI Bandung: 3 orang,
5. KPLI Yogyakarta: 4 orang,
6. KPLI Surabaya: 5 orang,
7. KPLI Sidoarjo: 2 orang,
8. KPLI Samarinda: 7 orang, dan
9. KPLI Bali: 3 orang.

Acara yang ditujukan sebagai ajang pertemuan dan sharing antar anggota KPLI dan aktivis Linux tersebut dibagi menjadi 2 sesi;
  • Sesi pertama diisi oleh uraian dari Bapak Cahayana Ahmad Djayadi (Dirjen Aplikasi Telematika Depkominfo) dan
  • Sesi kedua KPLI Meeting, dipandu Bapak Rusmanto (Pemimpin Redaksi Majalah InfoLinux). Sesi ini merupakan acara utama/puncak dari ILC 2006 ini, membahas masalah yang dihadapi anggota KPLI di daerah masing-masing dan akhirnya dicari solusi terbaik melalui musyawarah. Pada akhir acara KPLI Meeting ini diperoleh beberapa kesimpulan penting, yaitu:
  1. Menetapkan Bapak Rusmanto sebagai utusan atau wakil dari seluruh KPLI yang ada di seluruh Indonesia untuk kegiatan-kegiatan penting yang bersifat non-profit dan terkait dengan FOSS (Free and Open Source Software) sampai diputuskan penggantinya.
  2. ILC yang ke-2 akan diselenggarakan (dalam tahap perencanaan) di Bulan April 2007, sementara lokasi belum ditentukan.
  3. Wajib bagi setiap anggota KPLI untuk aktif di milis linux-aktivis@linux.or.id.
  4. KPLI tetap dipertahankan dalam bentuk komunitas (OTB). Sedangkan untuk kerapian dan aspek legalitas organisasi dapat menggunakan YPLI (Yayasan Penggerak Linux Indonesia) sebagai rujukan dan bantuan hukum.
  5. Penigkatan SDM setiap anggota KPLI di daerah masing-masing serta kerjasama antar KPLI dalam bentuk resource (program kerja, howto, dsb.) secara terpusat (di htttp://linux.or.id) dan bantuan trainer ( tenaga ahli atau praktisi).
  6. KPLI diharapkan dapat berkontribusi dengan baik terhadap program IFOSI (Inisiatif Free Open Source Indonesia) yang dikeluarkan Depkominfo.